Hidup dibawah naungan Al Qur'an adalah suatu kenikmatan.
NIkmat yang tidak akan (bisa) dirasakan kecuali orang yang terjun langsung didalamnya. NIkmat yang mengangkat harkat usia manusia, menjadikannya diberkahi dan mensucikannya.
Aku hidup dibawah naungan Al Qur'an.
Dari tempat yang tinggi, ku lihat kejahiliyahan yang bergelombang di muka bumi. Ku lihat pula kepentingan-kepentingan penghuninya yang kecil tak berarti.
Ku lihat kekaguman orang jahiliyah terhadap apa yang mereka miliki, bagaikan anak-anak; pikiran-pikiran dan perhatiannya bagaikan anak kecil. Ketika ku lihat mereka, aku bagaikan seorang dewasa yang melihat permainan anak-anak kecil, pekerjaan anak kecil, serta tutur kata seperti anak-anak kecil.
Mengapa manusia-manusia ini? Mengapa mereka terbenam dalam lumpur lingkungan tanpa bisa dan mau mendengar seruan yang luhur dan mulia? Seruan yang mengangkat harkat kehidupan, menjadikannya diberkahi dan mensucikannya?
Aku hidup dibawah naungan Al Qur'an.
No comments:
Post a Comment